Cukuplah Allah saja yang menyemangati kita, sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan kita.
Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan kita, karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan.
Semoga Allah menjadikan pribadi yang bermakna : " Saat berbaur mampu menyemangati yang lain dan saat sendiri mampu menguatkan dirinya sendiri"
Jumat, 21 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar