hmm.. udah lama ngga nulis di blog ini
ngga terasa sekarang sudah masuk tahun 2009 dan sekarang udah hari ke 10
beberapa hari ini bener2 membuatku harus ekstra sabar dengan berbagai tugas dan
tuntutan yang cukup bikin tertekan..
Bukannya mau ngeluh, tapi sekedar meringankan beban supaya ngga nancep terus di hati.
Ngomong- ngomong tentang tugas dan tuntutan, ternyata beban yang kupikul ini sungguh jauuuuhh... lebih ringan dari apa yang dialami saudara2 kita di Palestina.
Apa yang bisa dilakukan oleh mereka dalam kondisi perang seperti saat ini?
Dalam sekejap bisa saja rumah mereka hangus terkena bom, orangtua mereka mati, suami atau anak pun tak bisa dipastikan nasibnya.
Rasanya lemah sekali kalau aku terus mengeluh dengan tuntutan2 yang ada.
Tahun baru ini ingin aku mulai dengan berusaha kembali menikmati hari.
Ngga berharap hari cepat sore atau hari cepet pagi lagi.
Karena aku ingat, sebuah ayat dalam Alquran melarang kita untuk menunggu sore saat pagi hari dan menunggu pagi lagi saat sore hari.
Yang harus dilakukan adalah memanfaatkan waktu yang ada, saat ini, untuk mengerjakan kebaikan sebanyak banyaknya.
Sadar atau ngga, sering banget aku mengharap segera datang hari jumat.
Kenapa?
Supaya aku bisa pulang ke Bandung dan bertemu NADIA
Supaya bisa istirahat di rumah setelah 5 hari berkutat di rumah sakit
Supaya bisa jalan2, dll...
Tahun ini mungkin itu salah satu muhasabah terpenting yang harus jadi pelajaran untuk tidak mengulangnya.. Percaya atau tidak, hidup seperti itu sungguh membuat lebih banyak waktu terbuang untuk menunggu. Padahal, 10 hari di tahun baru yang udah dilalui ini, ternyata sungguh indah ketika bisa menikmati hari hari yang dilalui tanpa rasa cemas dan menanti sesuatu yang tidak perlu ditunggu.
Sabtu, 10 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar